Louise Kalista Wilson-Iskandar menjadi trending topik pembicaraan di media sosial pasca dirinya yang menjadi perwakilan Sumatera Barat sebagai finalis Puteri Indonesia 2020 tidak hafal Pancasila karena saking gugupnya. Tidak hanya sebagai finalis saja, melainkan Kalista justru mampu masuk hingga babak 6 besar dalam kontes kecantikan dan kepintaran tersebut.

Moment dimana wanita yang akrab disapa dengan panggilan Kalista Iskandar tidak hafal Pancasila ini adalah berawal dari permintaan dari seorang juri yakni Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yakni Bambang Soesatyo untuk menyebutkan sila dalam Pancasila. Kalista pun dengan fasih menyebutkan sila pertama hingga ketiga, namun dirinya tidak mampu menahan rasa gugupnya pada saat harus melanjutkan ke sila keempat dan kelima.

Kalista pun sadar bahwa apa yang terjadi tersebut karena dirinya tak mampu melawan rasa gugup yang ada pada dirinya, dimana saat itu sendiri ada ribuan pasang mata yang tertuju padanya. Meski memang ada yang menyorakinya, masih ada pula pendukung yang justru memberikan support dengan memberikan tepuk tangan padanya. Kalista pun tetap berusaha tegar dan tersenyum akan hal tersebut. Dia pun mengaku bangga karena telah mampu sampai pada posisi tersebut di ajang Puteri Indonesia.

Meski memang tidak bisa meneruskan langkah karena tidak hafal Pancasila di ajang Puteri Indonesia 2020 ini, namun Kalista tetap bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya dan telah memberikan pelajaran berharga dalam hidupnya.

Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai Kalista Iskandar tersebut :

Usia 21 Tahun

Kalista Iskandar lahir pada tanggal 14 Juli 1998 oleh karena itu, dirinya pun masih berusia 21 tahun. Dia merupakan anak bungsu dari dua orang bersaudara yang memiliki darah Tionghoa, Amerika, dan Bukittinggi, Indonesia.

Sarjana Hukum

Kalista adalah seorang Sarjana Hukum pasca menamatkan pendidikannya di Strata-1 bidang hukum di Universitas Pelita Harapan Jakarta. Dirinya pun melanjutkan pendidikannya hingga saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa Magister bidang Komunikasi Manjamen di Universitas Trisakti, Jakarta.

Bisa Tiga Bahasa

Merupakan keturunan dari tiga negara, dirinya pun mampu mengusai tiga bahasa nenek keluarganya yakni bahasa Mandarin, Inggris dan juga Indonesia.

Relawan

Kalista merupakan perempuan yang aktif sebagai seorang Volunteer atau advokasi di Yayasan Emmanuel mulai tahun 2000. Dimana yayasan ini melayani dan mendukung bayi, anak-anak cacat dan kurang gizi serta komunitas miskin.

Berprestasi

Ketika menjadi seorang pelajar, Kalista merupakan sosok yang banyak punya prestasi baik di ajang kompetisi pelajar dan juga pertukaran pelajar ke luar negeri. Selain itu juga, wanita yang punya profesi sebagai peragawati ini juga pernah mengikuti ajang Puteri Batik Nusantara dan berhasil menjadi wakil DKI Jakarta. Pada saat itu, dirinya sukses masuk 5 besar dan meraih predikat Miss Congeniality.

Kemudian dirinya pun masih Puteri Indonesia Sumatera Barat 2020 dan sukses menjadi juara dan menjadi wakil provinsi tersebut hingga di ajang tingkat nasional dirinya pun sukses hingga ke babak 6 besar.